08 Februari 2020 08:12:46
Ditulis oleh DEBY AULIL ALBAB

Jamaah Muslimat/Fatayat Banjiri Pendopo Balai Desa

Rutinan Jum'at Pon Muslimat dan Fatayat NU Ranting Sandingrowo yang di selenggarakan di Pendopo Balai Desa Sandingrowo hari kemarin berlangsung dengan khidmat, sukses dan lancar, bahkan di banjiri oleh jamaah muslimat dan fatayat se sandingrowo. Hal ini berdampak positif mengingat kegiatan atau rutinan diselenggarakan di balai desa, berbeda dengan biasanya karena kegiatan ini dilakukan dengan anjangsana atau berpindah-pindah dari mushola ke mushola dan rumah ke rumah anggotanya yang terdaftar di arisan muslimat dan fatayat.

Senada apa yang disampaikan oleh Ibu Nyai Suwarti selaku ketua Muslimat dalam sambutannya bahwa acara jum'at pon kali ini jamaah yang datang sangat banyak sampai tempat yang di persiapkan harus di tata ulang oleh panitia. Matur Nuwun Sanget atas kerja sama pihak desa dengan muslimat fatayat karena sudah memfasilitasi kegiatan ini sehingga berjalan dengan baik dan lancar, beliau menambahkan. Di Akhir kesempatan beliau juga menginformasikan tentang tempat juma'at pon yang akan datang dan membacakan perolehan jumat pon serta laporan keuangan koin UPZIS.

Jum'at Pon kemarin dihadiri oleh seluruh Pemerintahan Desa dan Lembaga Kemasyarakat Desa yang ada di Sandingrowo, baik dari LPMD, RT/RW, dan Tokoh Agama/Masyarakat, pengurus NU Ranting, jamaah muslimat dan fatayat. Sebagai pembicara adalah Bapak KH. Agus Salim dari Bojonegoro yang merupakan menantu Dai Kondang Kyai Muhajir. Dalam ceramahnya beliau berpesan bahwa didalam kehidupan ini tidak ada yang abadi, baik kekayaan jabatan dan sebagainya. Semua akan kembali padaNYA. Untuk itu minimal didalam kehidupan sehari-hari jalinlah harmonisasi dengan keluarga, lingkungan masyarakat. Karena pada hakikatnya kehidupan ini adalah Perjuangan dan Doa (Sambil beliau menyanyikan bait Lagu Raja Dangdut H. Rhoma Irama). Di dunia ini sangat sederhana "Apik oleh wales apik, Elek oleh wales Elek". Pungkas beliau.

Pada hakikatnya kita hidup didunia ini sebagai insan yang jauh dari kesempurnaan, hendaknya untuk "SALING". saling dalam hal apapun. Saling menghormati, saling menghargai, saling menyayangi, saling menjaga, saling  menerima dan terjalinnya komunikasi yang baik minimal dilingkungan terdekat kita yaitu keluarga. 

 

#SantunAmanahNyamanDamaiIndahNrimanGemahRipah

#Pemdes,NU Ranting,Muslimat/Fatayat



image
Gambar Tambahan 1 Lihat Gambar
image
Gambar Tambahan 2 Lihat Gambar
image
Gambar Tambahan 3 Lihat Gambar
Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus