02 April 2021 11:30:54
Ditulis oleh DEBY AULIL ALBAB

Tanggal Merah, Pemdes Sandingrowo bersama BPD gelar Musdesus

www.sandingrowo-soko.desa.id - Sandingrowo. Dalam rangka melaksanakan Permendes PDTT Nomor : 13 tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2021 dan Peraturan Menteri Keuangan PMK Nomor 222 2020 pasal 39 ayat ( 1 ), terkait Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) Dana Desa ( DD ) tahun 2021, Pemerintahan Desa Sandingrowo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban menggelar Musyawarah Desa Khusus ( Musdesus ) atau Rapat Penetapan Jum'at, 02/04/2021,pukul 10.00 WIB.

Rapat Penetapan calon penerima BLT - DD Tahun 2021 yang memenuhi syarat telah ditetapkan bersama yaitu 29 Orang (1 RT 1 Orang).

Dalam sambutannya, Kepala Desa Sandingrowo (Muhir Hadi) menerangkan bahwa maksud dan tujuan Rapat Penetapan ini adalah untuk menetapkan data dan jumlah calon penerima BLT - DD Tahun 2021. 

"Kami selaku Pemerintah Desa bersama BPD mengingat menimbang bahwa jika ditahun sebelumnya jumlah penerima BLT - DD sangatlah banyak, mungkin yang terbanyak di wilayah kecamatan soko. untuk tahun ini kita kurangi sehingga program pembangunan infrastruktur yang direncanakan di tahun 2020 bisa di realisasikan di tahun 2021 ini". tegas pak kades menyampaikan.

Disisi lain, Ketua BPD Desa Sandingrowo (A. Bayakin, S. Ag) menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Desa Sandingrowo dan Lembaga Kemasyarakatan Desa Khusunya RT dan RW agar benar-benar menjalankan proses, mekanisme/aturan yang berlaku dengan sebaik-baiknya dengan harapan tidak menimbulkan gejolak atau masalah ditengah-tengah masyarakat dikemudian hari. "Keputusan tertinggi di desa adalah musyawarah ini, Segala apapun yang kita kerjakan mari kita niati dengan ibadah, InsyaAlloh kita semua akan mendapatkan perlindungan dan kemudahan dari Alloh SWT".

Turut hadir dalam Rapat Penetapan ini adalah seluruh Perangkat Desa, Pendamping Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Desa (RT/RW) yang berjumlah 29 Org.

 



image
Gambar Tambahan 1 Lihat Gambar
image
Gambar Tambahan 2 Lihat Gambar
Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus